RUTENG – PMKRI Cabang Ruteng Gelar Trauma Healing bagi Anak-Anak Korban Gempa di Desa Satar Tesem, Lamba Leda Selatan, 21 September 2026.
Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Ruteng menggelar kegiatan trauma healing bagi anak-anak di Desa Satar Tesem, Kecamatan Lamba Leda Selatan, pada Senin (21/9/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari aksi sosial PMKRI Cabang Ruteng pascagempa yang melanda wilayah Flores.
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kepedulian dan keberpihakan PMKRI Cabang Ruteng terhadap masyarakat yang terdampak bencana, khususnya anak-anak yang mengalami dampak psikologis akibat gempa.
Ketua PMKRI Cabang Ruteng, Liano Candra, mengatakan kegiatan trauma healing bertujuan membantu anak-anak agar dapat mengurangi rasa takut dan trauma yang mereka alami setelah bencana gempa.
Melalui kegiatan ini, kami ingin adik-adik terhindar dari rasa trauma akibat gempa Flores. Selain itu, beberapa bantuan yang kami berikan menjadi simbol kepedulian kepada masyarakat yang mengalami bencana, ujar Liano.
Kegiatan trauma healing tersebut dibagi ke dalam tiga kelompok berdasarkan jenjang pendidikan, yakni Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Sekolah Dasar (SD), dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Untuk kelompok PAUD, kegiatan diisi dengan bernyanyi bersama. Sementara itu, anak-anak SD mengikuti permainan edukatif (game) yang dirancang untuk membangun suasana ceria dan interaktif. Adapun bagi siswa SMP, kegiatan dikemas dalam bentuk cerita interaktif yang mendorong anak-anak untuk berkomunikasi dan mengekspresikan pengalaman mereka.

Salah seorang siswa SMP, Fransiskus Namal, mengungkapkan kegembiraannya atas kehadiran PMKRI Cabang Ruteng di tengah masyarakat Desa Satar Tesem.
Kami merasa senang dengan hadirnya kegiatan ini. Kami berharap kegiatan seperti ini terus dilakukan. Masyarakat juga sangat senang karena kegiatan ini membantu kami menghindari rasa trauma setelah gempa, ungkap Fransiskus.
Kehadiran PMKRI Cabang Ruteng diharapkan tidak hanya menjadi momentum untuk memberikan bantuan, tetapi juga menghadirkan ruang bagi anak-anak untuk kembali bermain, belajar, dan berinteraksi secara positif setelah mengalami bencana.
Masyarakat dan anak-anak Desa Satar Tesem juga berharap kepedulian terhadap korban gempa tidak berhenti pada kegiatan ini. Mereka berharap berbagai pihak lainnya turut hadir memberikan dukungan, pendampingan, dan bantuan bagi masyarakat terdampak.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen PMKRI Cabang Ruteng untuk terus hadir bersama masyarakat, terutama dalam situasi pascabencana yang membutuhkan dukungan sosial dan kemanusiaan.(*)





